Home Uncategorized Risiko Yang Dialami Oleh Psikolog, Saat Melakukan Konseling Dengan Kliennya

Risiko Yang Dialami Oleh Psikolog, Saat Melakukan Konseling Dengan Kliennya

Author

Date

Category

Risiko Yang Dialami Oleh Psikolog, Saat Melakukan Konseling Dengan Kliennya

Sama seperti pekerjaan lainnya psikolog atau tenaga profesional kesehatan mental lainnya juga memiliki risiko setiap kali berkonsultasi. Hal ini karena umumnya mereka sering berhadapan dengan pengalaman traumatis, keluhan pasien, hingga kasus kejiwaan berat yang jarang ditemui sebelumnya. Lalu apa saja risiko yang dialami dari pekerjaan psikolog ini. simak pembasan selengkapnya di bawah ini.

Risiko Yang Dialami Oleh Psikolog, Saat Melakukan Konseling Dengan Kliennya
Sumber : Freepik

Berbagai risiko yang mungkin terjadi pada profesi psikolog

Psikolog tidak hanya berfokus pada masalah yang dialami oleh pasien. Mereka juga dituntut untuk membantu mencari solusi masalah yang dihadapi pasien, serta saat berupaya agar dapat menjaga kesehatan mentalnya sendiri. Hal inilah yang menjadi penyebab seorang psikolog perlu meminimalisir beberapa risiko antara lain:

1.      Stres berkepanjangan

Risiko pertama yang muncul adalah tingkat stres yang tinggi. Hal ini dikarenakan psikolog harus menghadapi pasien yang mengalami tekanan dan stres berat. Kondisi ini pun akan semakin sulit jika pasienya bersikap kurang terbuka dengan diri anda. Di waktu yang sama, anda harus tetap bersikap profesional dalam menjalankan tugas. Anda diwajibkan memenuhi segala tuntutan kerja, menyelesaikan berbagai jobdesk, dan berusaha membangun kepercayaan dengan sang pasiean.

2.      Secondary traumatic stress

Secondary traumatic stress merupakan stres yang muncul setelah seseorang mendengarkan pengalaman traumatis orang lain. secondary traumatic stress dapat memengaruhi kondisi fisik dan mental anda. Saat anda menjadi psikolog, rasa empati terhadap pasien bisa saja muncul dan menimbulkan risiko atas kesehatan anda. Pengalaman traumatis yang dialami pasien membuat anda ikut terbawa perasaan marah, bersalah, kecewa, sedih dan berbagai emosi negatif lainnya.

3.      Emosi negatif yang muncul saat  menghadapi kasus pasiennya

Saat pasien berinteraksi dengan anda, ternyata ada potensi countertransference. Hal ini merupakan kondisi saat psikolog merasakan emosi negatif atau masalah pribadinya bercampur dengan kasus sang pasien. Misalnya anda memiliki pengalaman buruk di masa lalu. Kemudian pasien anda juga mengalami hal yang serupa dengan apa yang anda alami di masa lalu. Sehingga anda menjadi ingat tentang peristiwa tersebut. Hal ini dapat memicu emosi negatif dan mempengaruhi kinerja anda.

4.      Burnout

Burnout merupakan kondisi kelelahan secara fisik, mental dan emosional akibat stres yang berkepanjangan karena pekerjaan. Kondisi ini dapat menguras energi dan menurunkan motivasi anda dalam bekerja. Lama kelamaan, produktivitas kerja akan menurun bahkan tak menghasilkan apapun. Jika anda mengalami kondisi ini serta emosi negatif setiapmenghasapi pasien, maka beristirahat sejenak hingga anda merasa lebih baik.

Mengantisipasi risiko kesehatan sebagai psikolog

Untuk mengurangi risiko di atas, anda tentu membutuhkan strategi untuk menjaga kesehatan mental diri sendiri selama menghadapi pasien dan berabagi masalah yang sedang anda alami. Bagi anda yang berprofesi sebagai psikolog. Berikut ini merupakan beberapa langkah mengantisipasi risiko kesehatan yang mungkin muncul antara lain:

  • Meminta saran dari sesama rekan psikolog
  • Laungkan waktu sejenak untuk bersama keluarga
  • Pergi berlibur entah sendiri atau bersama orang terdekat
  • Bergabung dengan komunitas yang anda sukai
  • Jangan ragu untuk berbagi cerita dengan teman anda

Saat keadaan anda sedang berat-beratnya, maka berilah kesempatan diri untuk beristirahat. Manfaatkan momen ini untk mengingat kembali berbagai hal yang membuat anda bahagia dan merasa berharga.

Jika anda masih menyimpan pertanyaan atau kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di konselingpsikologi.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts

Perbedaan Antara Fobia Dengan Trauma

Perbedaan Antara Fobia Dengan Trauma Baik fobia ataupun trauma merupakan hal yang membuat seseorang merasa cemas dan ketakutan yang luar biasa. Kedua kondisi tersebut juga...

Risiko Yang Dialami Oleh Psikolog, Saat Melakukan Konseling Dengan Kliennya

Risiko Yang Dialami Oleh Psikolog, Saat Melakukan Konseling Dengan Kliennya Sama seperti pekerjaan lainnya psikolog atau tenaga profesional kesehatan mental lainnya juga memiliki risiko setiap...

Meningkatkan Kadar Hormon Dopamin Tubuh Sehingga Merasa Lebih Bahagia

Meningkatkan Kadar Hormon Dopamin Tubuh Sehingga Merasa Lebih Bahagia Dopamin merupakan zat kimiawi dalam otak yang memiliki fungsi menyimpan memori dan mengatur gerak tubuh. Saat...

Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja?

Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja? Putus cinta memang meninggalkan luka, apalagi saat anda sangat menyayangi pasangan. dunia rasanya runtuh saat anda harus berpisah...

Hal Sederhana Yang Dapat Menghilangkan Stres

Hal Sederhana Yang Dapat Menghilangkan Stres Setiap orang tentu pernahmengalami stres, entah karena beban pekerjaan yang semakin besar, bertengkar dengan kekasih, mengahadapi masalah keluarga, bahkan...

Recent comments