Home Uncategorized Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja?

Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja?

Author

Date

Category

Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja?

Putus cinta memang meninggalkan luka, apalagi saat anda sangat menyayangi pasangan. dunia rasanya runtuh saat anda harus berpisah dengan dia, meskipun sering dialami kebanyakan orang. Namun tahukah anda jika putus cinta dapat menggangu kondisi fisik dan mental. Apalagi saat anda memiliki kesediahan yang luar biasa setelah putus cinta, maka risiko gangguan kesehatan semakin besar.

Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja?
Sumber Freepik

Untuk lebih jelasnya anda dapat menyimak berbagai masalah kesehatan setelah putus cinta, antara lain:

1.      Stres

Berpisah dengan seseorang yang anda sayangi tentu sangat membuat anda stres. Apabila stres tersebut anda biarkan, maka hal ini akan berdampak buruk pada kesehatan fisik anda. Stres dapat meningkatkan kadar hormon stres (kortisol) dalam tubuh anda. Bahkan dalam beberapa kasus, hormon kortisol yang meningkat dapat memengaruhi hampir keseluruhan organ tubuh anda. Termasuk pada jantung dan tekanan darah.

Saat anda merasa stres jantung akan berdetak lebih cepat serta tekanan darah pun meningkat. Jika kondisi ini dibiarkan terlalu lama, maka akan membebani kerja jantung. Stres akibat putus cinta juga dapat membuat anda merasa takut dan mudah panik saat menghadapi sesuatu.

2.      Merasa nyeri di dada

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Nartional Academy of Sciences of The United States of America menemukan fakta menarik yang berkaitan dengan aktivitas otak yang baru putus cinta.

Otak yang baru putus cinta memiliki aktivitas yang masa saat seseorang merasa sakit secara fisik. Bahkan, saat ia sedang melihat foto sang mantan pasangan. kondisi ini kemungkinan muncul saat sistem saraf simpatis dan parasimpatis aktif di waktu yang bersamaan. Akan tetapi di sisi lain, aktifnya sistem saraf simpatif dapat mengencangkan otot dan membuat detak jantung semakin cepat. Apabila kedua sistem bekerja bersamaan, hal ini akan mengakibatkan rasa tidak nyaman pada tubuh, misalnya nyeri di dada.

3.      Kualitas tidur yang terganggu

Masalah lain yang muncul saat seseorang putus cinta adalah kualitas tidur yang terganggu. Misalnya saat masih berpacaran anda terbiasa menelpon pasangan dan menceritakan apa saja yang terjadi sehari ini. Hal ini membuat anda mengingat mantan kekasih, namun tak ada hal yang dilakukan karena hubungan telah berakhir.

Hal ini membuat anda merasa anda ada sesuatu yang hilang. Semakin anda teringat oleh kebiasaan yang dilakukan dengan mantan kekasih, maka hormon kortisol akan meningkat. Peningkatan hormon kortisol akan membuat anda tidur tidak nyenyak. Sehingga kualitas tidur anda pun rusak.

Bisa jadi anda mengalami insomnia atau terbangun di tengah malam. Bersedih setelah putus cinta sebenarnya sah-sah saja. Namun, jika kesedihan dibiarkan dalam jangka waktu yang lama. Cobalah untuk mencurahkan keluh kesan anda ke orang terdekat.

4.      Berat badan menjadi naik

Saat hormon kortisol dalam tubuh meningkat ternyata hal ini dapat menimbun lemak di perut anda, sehingga berat badan anda pun naik. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Yale University menyatakan jika kondisi ini lebih sering dialami oleh kalangan wanita dibandingkan pria. Bahkan kondisi stres sering kali meningkatkan nafsu makan seseorang, sehingga ia makan lebih banyak dari biasanya. Meskpun demikian kondisi ini hanya dialami segelintir orang saja. ada beberapa yang justru kehilangan nafsu makan setelah putus cinta.

Jika anda masih menyimpan pertanyaan atau kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di konselingpsikologi.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts

Perbedaan Antara Fobia Dengan Trauma

Perbedaan Antara Fobia Dengan Trauma Baik fobia ataupun trauma merupakan hal yang membuat seseorang merasa cemas dan ketakutan yang luar biasa. Kedua kondisi tersebut juga...

Risiko Yang Dialami Oleh Psikolog, Saat Melakukan Konseling Dengan Kliennya

Risiko Yang Dialami Oleh Psikolog, Saat Melakukan Konseling Dengan Kliennya Sama seperti pekerjaan lainnya psikolog atau tenaga profesional kesehatan mental lainnya juga memiliki risiko setiap...

Meningkatkan Kadar Hormon Dopamin Tubuh Sehingga Merasa Lebih Bahagia

Meningkatkan Kadar Hormon Dopamin Tubuh Sehingga Merasa Lebih Bahagia Dopamin merupakan zat kimiawi dalam otak yang memiliki fungsi menyimpan memori dan mengatur gerak tubuh. Saat...

Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja?

Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja? Putus cinta memang meninggalkan luka, apalagi saat anda sangat menyayangi pasangan. dunia rasanya runtuh saat anda harus berpisah...

Hal Sederhana Yang Dapat Menghilangkan Stres

Hal Sederhana Yang Dapat Menghilangkan Stres Setiap orang tentu pernahmengalami stres, entah karena beban pekerjaan yang semakin besar, bertengkar dengan kekasih, mengahadapi masalah keluarga, bahkan...

Recent comments