Home Uncategorized Mengapa Kalangan Selebriti Justru Rentan Akan Tindakan Bunuh Diri?

Mengapa Kalangan Selebriti Justru Rentan Akan Tindakan Bunuh Diri?

Author

Date

Category

Mengapa Kalangan Selebriti Justru Rentan Akan Tindakan Bunuh Diri?

Saat ini tingkat bunuh diri di dunia mencapai 800.000 kasus, dari total angka tersebut tak sedikit yang berlatar belakang kalangan selebriti atau pekerja seni. Misalnya salah satu topik bunuh diri yang hangat di 2019 adalah kematian mantan personil girlband F(x), Sulli. Sulli bukanlah satu-satunya artis korea yang meninggal dunia karena bunuh diri, ada beberapa deretan artis lainnya seperti Jonghyun personel SHINee, Park Yong Ha, Lee Eun Joo, Choi Jin Shil, Jang Ja Yeon, hingga Ahn Jae Hwan.Mengapa Kalangan Selebriti Justru Rentan Akan Tindakan Bunuh Diri?

Kasus para selebriti yang bunuh diri bukan hanya ditemukan di Korea selatan saja, namun deretan artis Hollywood juga mengalami hal yang serupa. Misalnya Crist Cornell, Kurt Cobain, hingga Marlyn Monroe. Tentu hal ini membuat kita penasan apa yang menjadi penyebab dari banyaknya kalangan selebriti yang tewas karena bunuh diri. simak penjelasan lebih lengkap di bawah ini.

Penyebab kalangan selebriti rentan bunuh diri

Sebenarnya ada banyak penyebab mengapa selebriti rentan melakukan tindakan bunuh diri. dari setiap kasus diketahui memiliki penyebab yang berbeda-beda, diantaranya adalah:

1.      Mengalami depresi

Sebagian besar kasus, doronga untuk bunuh diri sebabkan oleh gangguan jiwa berat yang tidak sempat terobati dengan baik. Lebih dari 90% orang yang bunuh diri memiliki riwayat gangguan jiwa sebelumnya seperti depresi, gangguan bipolar atau gangguan jiwa lainnya. Beberapa penelitian menunjukan jika orang yang sukses (diluar profesi artis) misalnya CEO memiliki risiko dua kali lipat lebih tinggi dibanding masyarakat umum.

Bila dikupas lebih dalam, munculnya gangguan jiwa yang dialami dapat bersumber dari beberapa hal yang berbeda. Depresi dapat dipicu oleh trauma masa kecil, memiliki waktu istirahat yang kurang, tuntutan pekerjaan yang harus menghasilkan karya bagus setiap saat, hingga menjaga citranya sebagai public figure.

2.      Pengaruh dari media massa

Paparan media masa terhadap personal image dan kepopuleran lama kelamaan akan menjadi pemicu seseorang mengalami stres berat dan depresi. Misalnya berita hoax atau gosip yang beredar mengenai seorang artis, serta komentar negatif haters dalam media sosialnya. Bukan hanya berita buruk saja, terkadang berita baik mengenai seorang artis juga membuat mereka terus-menerus membandingkan diri sendiri dengan orang lain agar terlihat lebih sukses, terkenal dan baik. Hal ini akan menjadi tekanan yng besar dan menghancurkan kesehatan mentalnya.

Bahkan kecenderungan akan depresi atau gangguan mental lainnya justru berakhir pada tindakan bunuh diri dapat bersumber dari hasrat keinginan untuk terkenal secara instan. Stres berat agar dapat memenuhi ekspetasi yang tinggi dari orang di sekitarnya seperti fans, manager, agency, keluarga, hingga teman supaya mereka tak mengecewakan siapa pun.

3.      Stigma negatif mengenai profesi selebriti yang dimiliki

Profesi artis atau pekerja seni merupakan suatu ironi. Anda mungkin saja dikelilingi oleh banyak orang, baik itu fans, atau staf serta pengawal pribadi. Namun tak menutup kemungkinan jika terkadang anda merasa sendiri.

Tuntutan untuk terus menjaga image mereka dan menyimpan perasaan gelisah, gundah, sedih, atau marah agar tidak terlihat lemah di depan banyak oang. Hal ini justru membuat anda tidak mampu meluapkan emosi saat menghadapi situasi yang menekan. Apalagi pekerjaan artis seringkali diterpa oleh gosip-gosip keham sehingga mudah bagi mereka mengalami putus asa.

Jika anda masih menyimpan pertanyaan atau kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di konselingpsikologi.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts

Perbedaan Antara Fobia Dengan Trauma

Perbedaan Antara Fobia Dengan Trauma Baik fobia ataupun trauma merupakan hal yang membuat seseorang merasa cemas dan ketakutan yang luar biasa. Kedua kondisi tersebut juga...

Risiko Yang Dialami Oleh Psikolog, Saat Melakukan Konseling Dengan Kliennya

Risiko Yang Dialami Oleh Psikolog, Saat Melakukan Konseling Dengan Kliennya Sama seperti pekerjaan lainnya psikolog atau tenaga profesional kesehatan mental lainnya juga memiliki risiko setiap...

Meningkatkan Kadar Hormon Dopamin Tubuh Sehingga Merasa Lebih Bahagia

Meningkatkan Kadar Hormon Dopamin Tubuh Sehingga Merasa Lebih Bahagia Dopamin merupakan zat kimiawi dalam otak yang memiliki fungsi menyimpan memori dan mengatur gerak tubuh. Saat...

Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja?

Putus Cinta Menimbulkan Masalah Kesehatan, Apa Saja? Putus cinta memang meninggalkan luka, apalagi saat anda sangat menyayangi pasangan. dunia rasanya runtuh saat anda harus berpisah...

Hal Sederhana Yang Dapat Menghilangkan Stres

Hal Sederhana Yang Dapat Menghilangkan Stres Setiap orang tentu pernahmengalami stres, entah karena beban pekerjaan yang semakin besar, bertengkar dengan kekasih, mengahadapi masalah keluarga, bahkan...

Recent comments